Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

22/02/10

Denda Tertinggi Akan Diberikan Terkait Dengan Skandal Seks Ashley Cole Dan John Terry

Seperti yang pernah di tulis di artikel ini, Masa depan dan karir Ashley Cole di Stamford Bridge dipertanyakan menyusul terungkapnya kebohongan yang dilakukan bek kiri Timnas Inggris berusia 29 tahun itu terkait hubungan gelap atau skandal seks yang terjadi di sela-sela tur pramusim Chelsea di Amerika Serikat (AS), Juli 2009. Ashley terancam bakal mendapat sanksi keras yaitu denda tertinggi sepanjang sejarah klub, yaitu 400 ribu pound atau sekitar Rp 5,8 miliar. Sanksi keras tersebut muncul ke permukaan setelah dewan direktur klub geram dan marah mendengar kabar jika Ashley dengan sengaja berbohong memberikan informasi terkait hubungan gelapnya dengan sejumlah wanita tatkala skuad asuhan Carlo Ancelotti melakukan pertandingan pemanasan di AS.

Pekan ini Ashley bakal dipanggil untuk menghadap Ron Gourlay, Chief Executive Klub. Ashley diminta penjelasannya terkait tudingan jika ia telah “menyelundupkan” Ann Corbitt, seorang pekerja pemerintahan di Kota Seattle, ke dalam kamar tempat menginap Chelsea di salah satu hotel di kota tersebut. Ashley sendiri membantahnya. Sebab, Ashley tak ingin jika kabar miring tersebut didengar isterinya, Cheryl Tweedy.

Menyikapi desas-desus skandal seks yang melibatkan Ashley dan kapten tim, John Terry, Gourlay telah mewanti-wanti seluruh tim inti terkait tanggung jawab profesional dan moral mereka untuk menjaga imej dan citra klub. Dalam kasus Ashley, Chelsea sangat konsen. Pasalnya, Ashley diduga keras telah melakukan kebohongan untuk menutupi kelakuan buruknya itu.

Guna mencegah kasus Ashley melebar, Humas Klub, Steve Atkins mengirimkan email kepada Corbitt yang isinya sejumlah saran yang pantas dilakukannya untuk menyikapi kabar skandal seks tersebut yang muncul di media massa. Tindakan Atkins itu mendapat dukungan penuh dari manajemen Chelsea.

Ulah Ashley dengan Corbitt bukanlah kali pertama. Musim lalu, Ashley dituding telah membawa Vicki Gough, sekretaris Liverpool, ke dalam hotel tempat menginap tim saat melakukan partai tandang ke Hull City dan West Bromwich Albion. Alhasil, pekan lalu, Ashley diganjar denda 200 ribu pound.

Nah, dengan ulahnya di AS, sejumlah pejabat teras menginginkan Ashley diganjar lebih berat. Andaikata, denda sebesar 400 ribu pound itu benar-benar dijatuhkan, maka Ashley akan menoreh rekor sebagai pemain yang mendapat sanksi denda tertinggi sepanjang sejarah

Skandal seks para pemain bola selalu ada.
read more...

17/02/10

Dibalik aksi Bonek 24 Januari 2010 ada Politisi yang mendukung

Dunia persepakbolaan Indonesia tidak akan habis untuk dibahas, mulai dari Ketua PSSI yang dianggap kurang profesional, seringnya tawuran yang dilakukan antar supporter, dan lain sebagainya. Bahkan ada rumor dari Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kerusuhan yang melibatkan bonek (bondo nekat) saat bertandang ke Bandung, 24 Januari 2010 lalu, telah merampungkan tugasnya. Beragam fakta yang ditemukan TPF terkait suporter Persebaya tersebut.

"Dari hasil penelusuran yang kami lakukan, kami mendapatkan fakta kalau masalah bonek bukan lagi masalah internal PSSI saja, tapi sudah masalah sosial," kata Ketua TPF, Rusdy Taher kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Menurutnya kebrutalan bonek tidak murni lagi karena sepakbola. Namun, aksi suporter yang identik dengan warna hijau ini juga dilatarbelakangi oleh masalah sosial seperti kemelaratan, kemisikinan, dan kebodohan. Selain itu, permasalahan bonek juga kental dengan nuansa politik. "Kami menemukan fakta bahwa, ada beberapa oknum politisi yang juga memanfaatkan bonek untuk berbagai agenda. Baik untuk pilkada atau demo-demo lainnya, Karena itu, masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh PSSI saja," kata Rusdy.

Suporter Persebaya alias Bonek terlibat kerusuhan saat bertandang ke markas Persib. Akibat kasus ini, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan larangan tandang kepada bonek hingga 2014.
Tak hanya itu, Persebaya juga dikenai denda Rp50 juta kepada Persib dan Rp250 juta kepada PSSI. Bajul Ijo juga dianggap bertanggung jawab atas perilaku suporternya tersebut.

Berdasarkan data-data yang sudah dikumpulkan, TPF lanjut Rusdy akan merekomendasikan empat hal kepada Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Tiga diantaranya telah rampung, namun satu lagi masih dalam proses penyusunan.

Berikut Rekomendasi TPF
1. Masalah yang berkaitan dengan internal PSSI harus diserahkan ke lembaga peradilan yang ada di PSSI.
2. Ketua Umum PSSI harus mengambil langkah konkrit untuk melakukan pembinaan kepada suporter sepakbola.
3. Melakukan sosialisasi terhadap peraturan organisasi kepada pada suporter.


Grow up all supporter.. Bikinlah club sepakbola kesayangan lebih maju.
read more...

15/02/10

Para pemain bola dengan skandal seks nya

[Image: 0651277p.jpg]

KASUS perselingkuhan defender Chelsea, John Terry, begitu menyita perhatian banyak orang. Publik semakin sadar, sepak bola sudah menjadi dunia glamor yang amat dekat dengan gaya hidup mewah, pun perselingkuhan. Namun, sebenarnya skandal seks di dunia sepak bola bukan hanya marak di era sekarang saja. Sejak dulu, kasus ini sering terjadi dan melibatkan beberapa bintang. Bahkan, ada bintang bola besar yang kehilangan keperjakaannya dengan kambing. Hehehe parah amat.

Adalah Garrincha. Bintang besar Brasil yang berjasa membawa negerinya juara Piala Dunia 1958 dan 1962 itu, terkenal dengan kehidupan bebasnya. Dibesarkan dari lingkungan keluarga yang ayahnya pemabuk berat, Garrincha pun tumbuh menjadi anak yang liar. Di satu sisi, pemain yang kakinya cacat itu punya kemampuan sepak bola yang luar biasa. Bahkan, dia disejajarkan dengan Pele. Tapi, di sisi lain dia punya orientasi yang menyimpang. Dia dikabarkan sudah kehilangan keperjakaannya pada umur 12 tahun. Ini cukup mengherankan. Tapi, ada yang lebih mengherankan. Banyak cerita yang mengisahkan, Garrincha kehilangan keperjakaannya dengan seekor kambing. Meski begitu, kemampuannya sebagai pemain bola terus berkembang. Dia jago dribel terbaik dan dianggap pahlawan Brasil. Namun, di sisi lain, pemain berjuluk "Little Bird" punya kehidupan seks yang liar.
Dia sudah menikah pada umur 19 tahun dengan Nair Marques. Namun, dia kemudian cerai pada 1965 setelah memiliki delapan anak. Dia kemudian menikah dengan Elza Soares. Namun, dia sering berselingkuh dan salah satunya dengan wanita penghibur Angelita Martinez. Petualangan seksnya sudah cukup panjang dan dia dikabarkan sudah memiliki 14 anak, termasuk anak di luar nikah. Kehidupan yang kacau itu membuatnya jatuh dalam kemiskinan. Dia terus terikat ketergantungan minuman keras, hingga livernya rusak dan meninggal pada 1983.

Tak jauh dari era Garrincha, bintang besar Jerman, Franz Beckenbauer, juga sering menjadi berita besar karena skandal seks juga. Sejak berumur 18 tahun, dia sering menabrak kepantasan di Jerman.
"Beckenbauer sering melakukan hal-hal ekstrem yang di Jerman dianggap tak pantas. Dia bercerai, meninggalkan anak-anaknya, terlibat utang pajak, dan meninggalkan pacarnya," cerita rekan Beckenbauer, Paul Breitner. Sebagai pemain bola, dia libero hebat. Saat masih bermain, dia membawa Jerman juara Piala Dunia 1974. Dia juga membawa Jerman juara Piala Dunia 1990 sebagai pelatih. Kontras dengan prestasinya, Beckenbauer sering melakukan skandal. Tahun 1963, dia menghamili pacarnya dan menolak mengawininya. Bahkan pada umur 18 tahun, dia dikeluarkan dari timnas junior Jerman. Dia baru dipanggil lagi dengan sarat harus satu kamar dengan pelatih Dettmar Cramer. Jika tidak, dia bisa membuat ulah yang tergolong skandal.

Pada 2000, Beckenbauer meminta maaf kepada istrinya, Sybille, karena kelakuannya. Bersama Sybille, dia memiliki satu anak. Tapi, kemudian dia menceraikannya juga pada 2003. Beckenbauer kemudian menikah dengan Heidi Burmester.
read more...

12/02/10

Kronologi John Terry berselingkuh

Beginilah Cara Terry Berselingkuh
Vanessa Perroncel tak menyangka jika skandal seksnya dengan mantan kapten Inggris, John Terry, begitu heboh. Berawal dari curhat, keduanya kemudian berbuat maksiat.

Perroncel, mantan model pakaian dalam wanita, pernah menjadi pacar Wayne Bridge, rekan satu tim Terry di Chelsea dan timnas Inggris. Hubungan Perroncel dan Bridge telah membuahkan seorang putra bernama Jaydon, kini 3 tahun.

Ketika masih di Chelsea, Bridge dan Perroncel tinggal serumah di Oxshott, Surrey, pinggir selatan London. Rumah mereka tak jauh dari rumah Terry dan istrinya, Toni. Setelah pindah ke Manchester City pada Januari 2009, Bridge sekeluarga memilih menginap di Hotel Lowry, Salford, di pusat kota Manchester.

Hidup di hotel bintang lima ternyata membuat hidup Perroncel bagai burung di sangkar emas. Perroncel bukan tipe wanita yang suka hidup glamor ala wives and girlfriends (WAG) sehingga ia tidak royal berbelanja ketika suaminya pergi bekerja. Maka, hari-harinya dihiasi oleh kesendirian di dalam hotel. Hidupnya makin tak nyaman karena ia dan Bridge sudah menghadapi masalah berat selama 1,5 tahun.

Untuk mencari ketenangan dan solusi terbaik atas masalah itu, Perroncel meminta kembali ke rumah mereka di dekat London. Namun, apa daya, hubungan keduanya tak dapat diselamatkan. Keduanya berpisah pada Juli 2009.

"Pemain bola sering pergi dan dia (Vanessa) merasa sedikit terisolasi. Segera setelah itu mereka merasa ada jarak di antara mereka ketika dia pulang ke rumah dan dia pergi dan banyak alasan sehingga hubungan mereka berakhir," kata Naedean Moses, yang mengenal Perroncel selama delapan tahun.

Karena Bridge dan Terry berteman akrab, demikian pula Perroncel dan Toni, kabar perpisahan Bridge dan Perroncel itu sampai ke telinga Terry. Bagai ikan diberi umpan, Terry pun berusaha mendekati wanita yang berusia empat tahun lebih tua itu.

Dua pekan setelah Bridge dan Perroncel berpisah, Terry mulai melancarkan aksi "pedekate" dengan mendatangi Perroncel di rumahnya. Tentu tidak langsung blak-blakan ingin meniduri mantan kekasih Bridge itu.

"John datang dengan maksud mendamaikan. Dia menelepon Vanessa," kata Antonia Graham, teman Perroncel, kepada Sunday Mirror. "Saya ingat Vanessa bilang kepada saya soal itu. Dia bilang, 'John jadi penengah. Dia (Terry) bilang Wayne dan aku selalu bersama.'"

"Vanessa sedang sedih dan sendirian, dia sangat mencintai Wayne dan masih mencintainya. Dia merasa Wayne adalah satu-satunya dan dia tidak pernah mengira akan berpisah," tambah Antonia.

"John bilang dia ingin membantu dan Vanessa memegang kata-katanya karena dia teman baik Wayne. Mendengar kata-kata John benar-benar menyemangatinya karena dia merasa sendiri. Vanessa mengira John ingin mereka rujuk," lanjutnya.

Perroncel tak curiga dengan "maksud baik" Terry itu karena ia mengenal pemain 29 tahun tersebut sebagai kawan baik. Apalagi, Terry kemudian benar-benar menjadi teman curhat yang menyenangkan. Terry juga dekat dengan Jaydon karena ia punya anak kembar yang seumuran dengan anak Perroncel. Ia sering memberikan DVD, hadiah, ataupun mainan untuk Jaydon sehingga Perroncel merasa ada orang lain yang ikut membantunya merawat anak.

"Dia (Terry) bilang beberapa kali seminggu, menawarkan dirinya sebagai tempat sandaran," kata Naedean. "John membawakan DVD untuk putranya, Jaydon."

Merasa mendapat angin segar, Terry semakin gencar mengunjungi kediaman Perroncel. Sebelum singgah, Terry mengirim SMS dulu kepada calon "mangsanya" supaya membukakan pagar yang dilengkapi fasilitas keamanan superketat di gerbang rumah. Terry juga sengaja memakai mobil dengan kaca gelap supaya tidak kelihatan orang lain. Tak hanya itu, ia juga pintar memarkir mobil Bentley atau Range Rover miliknya di belakang mobil Perroncel sehingga orang di luar pagar tak mengira jika ada mobil Terry di situ.

Obrolan Terry dan Perroncel awalnya memang seputar hubungan dua orang patah hati. Lambat laun hubungan itu bertambah mesra. Agar Jaydon tak curiga, keduanya tak berciuman di depan anak kecil tersebut. Lama kelamaan, kisah mereka berlanjut ke tempat tidur di rumah yang dibeli oleh Bridge.

Kedekatan selama empat bulan itu kemudian menghasilkan janin di perut Perroncel pada bulan September. Perroncel cemas. Wanita yang ditinggal cerai orangtuanya saat ia masih berusia enam tahun itu tak mengira semuanya bakal begini.

"Vanessa seorang ibu yang sangat baik dan dia hanya ingin punya anak dari seseorang yang ia anggap serius. Seseorang yang berhubungan lama dengannya. Dia tidak ingin punya anak dari orangtua yang hidup terpisah seperti yang ia rasakan,"
ungkap Naedean.

Dalam kekalutan, Terry akhirnya meminta selingkuhannya melakukan aborsi. Tak hanya itu, Terry bahkan menyuruh Perroncel untuk menandatangani pernyataan tidak akan membocorkan cerita panas mereka kepada siapa pun.

Dari sini cerita itu berubah. Perroncel kaget karena suatu hari Terry menyuruh pengacara berbadan kekar mendatangi dan memintanya meneken surat pernyataan tadi. Sikap Terry itu membuat Perroncel tak enak makan, tak nyenyak tidur. Bobotnya pun susut.

"Vanessa sedang di taman bermain dengan anaknya ketika mereka (pengacara) mendatanginya. Dia memeriksa formulir dan menandatanganinya karena ia tak akan pernah menceritakan kehidupan pribadi John. Dia sangat kaget ketika cerita itu muncul (karena pengakuannya)," ujar Antonia.

Kini rasa sesal menggelayuti hati Perroncel. Ia sedih karena skandal itu akhirnya berakibat buruk bagi orang-orang dekatnya. Terry dipecat dari jabatan kapten Inggris, Bridge menolak masuk skuad "Three Lions" jika Terry masih di timnas. Hubungannya dengan Toni juga rusak meskipun istri Terry tersebut menyikapinya dengan dewasa. Ia berharap, Toni mau menerima Terry kembali.

"Vanessa bilang kepada saya, dia lebih memlih menjadi orangtua tunggal selamanya ketimbang tidak kembali bersama Wayne," ucap Antonia. "Dia benar-benar merasakan betapa kangennya terhadap Wayne."

"Vanessa hancur berkeping-keping karena masalah ini. Dia bukan tipikal WAG seperti sangkaan orang, dia benci istilah itu. Dia tidak ingin menyakiti siapa pun, dia tidak ingin orang kecewa," kata Naedean.

Cerita yang ditulis Sunday Mirror itu berbeda dari fakta yang dihimpun The Sun. The Sun juga menyebutkan bahwa Terry memang berusaha menutupi aib ini dari pemberitaan media. Koran kuning di Inggris itu menyebutkan bahwa Terry menawarkan 1 juta poundsterling kepada Perroncel—yang dikabarkan pernah berhubungan dengan lima pemain Chelsea—agar teman kencannya itu tutup mulut. Kesepakatan itu dilakukan di sebuah hotel di mana Terry diwakili oleh dua penasihatnya.

Terry kemudian membawa kesepakatan itu ke pengadilan dan meminta agar masalah pribadinya tidak diusik oleh media massa. Pengadilan menolak permintaan tersebut dan Perroncel pun mulai mengambil langkah aman. Ia menyewa wartawan terkenal di Inggris, Max Clifford, untuk menuliskan kisah mereka (versi Perroncel).

The Sun mengutip pernyataan sumbernya bahwa Perroncel sebenarnya melakukan itu semua karena masalah uang. Setelah berpisah dari Bridge, Perroncel merasa nafkah materi yang diberikan kepadanya tidaklah cukup untuk menutupi kebutuhan hidup anaknya dan gaya hidupnya yang bagai selebriti.

Lantas, versi mana yang benar? Entah siapa yang memulai. Yang pasti skandal itu telah mencoreng sepak bola Inggris, yang semestinya bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda di sana dan juga di dunia.
read more...